Sabtu, 30 Juli 2016

Setting Router OSPF

Hay guys ........
Saya disini akan membagikan hasil praktek yang saya kerjakan hari ini .....
Nah langsung saja....
1.Pengertian
      Open Shortest Path First (OSPF) adalah routing protocol untuk Internet Protocol (IP) jaringan. Ini menggunakan link state routing yang algoritma (LSR) dan jatuh ke dalam kelompok protokol routing interior, yang beroperasi dalam satu sistem otonom (AS). Hal ini didefinisikan sebagai OSPF Versi 2 di RFC 2328 (1998) untuk IPv4 . [1] The update untuk IPv6 ditetapkan sebagai OSPF Versi 3 di RFC 5340 (2008). [2]
OSPF adalah mungkin yang paling banyak digunakan interior gateway protocol (IGP) di jaringan perusahaan besar. Antara Sistem untuk Menengah Sistem (IS-IS), link-state protocol routing dinamis lain, lebih sering terjadi pada jaringan penyedia layanan besar. Yang paling banyak digunakan protokol eksterior gateway adalah Border Gateway Protocol (BGP), protokol routing utama antara sistem otonom di Internet.

2.Tujuan
untuk menghubungkan jaringan yang berada dalam satu AS. Itu tujuan sebenarnya jika kita menghadapi didunia nyata, tapi karena kita hanya di packet tracer kita cukup menghubungkan jaringan yang berbeda network saja. 

3.Alat dan Bahan
  • PC/Laptop
  • Aplikasi Cisco Packet Tracer
4.Langkah kerja

 *Buka aplikasi Cisco Packet Tracer dengan cara: Menu -> Internet -> Cisco Packet Tracer.
 *Buatlah rangkaian/desain jaringan yang terdiri dari :
  • 4 Router 
  • 4 Pc 
*Hubungkan dengan kabel
  • Router - Router : Kabel  Automatically Choose Connection Types
  • Router - PC : Kabel Copper Cross Over
 *Klik pada PC Client untuk di mengkonfigurasi IP nya.
-PC0

-PC1

 -PC2

-PC3

*Kita hubungkan router satu dengan router lain
contoh:




*Lalu kita konfigurasi ospf
Router>enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#network 1.1.1.1 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#network 192.168.5.0 0.0.0.3 area 0
Router(config-router)#end

Keterangan :
ospf 10 = identitas dari ospf yang kita buat
2.2.2.2/192.168..0 = network dari semua IP yang kita punya
0.0.0.0/0.0.0.255 = willcard dari network kita
area = area yang akan kita gunakan


*Kita bisa mengirim pesan dengan  packet tracer yang kita buat. 

Referensi:
https://en.wikipedia.org/wiki/Open_Shortest_Path_First 

Sekian yang saya dapat berikan semoga bermanfaat.
Terimakasih 

Jumat, 29 Juli 2016

Setting Routing BGP di cisco packet tracer

Selamat siang guys........
Saya di sini ingin membagikan yang saya praktekan hari ini.Selamat mencoba......
1.Pengertian

Border Gateway Protocol disingkat BGP adalah inti dari protokol routing Internet. Protocol ini yang menjadi backbone dari jaringan Internet dunia. BGP adalah protokol routing inti dari Internet yg digunakan untuk melakukan pertukaran informasi routing antar jaringan. BGP dijelaskan dalam RFC 4271. RFC 4276 menjelaskan implementasi report pada BGP-4, RFC 4277 menjelaskan hasil ujicoba penggunaan BGP-4. Ia bekerja dengan cara memetakan sebuah tabel IP network yang menunjuk ke jaringan yg dapat dicapai antar Autonomous System (AS). Hal ini digambarkan sebagai sebuah protokol path vector. BGP tidak menggunakan metrik IGP (Interior Gateway Protocol) tradisional, tapi membuat routing decision berdasarkan path, network policies, dan atau ruleset. BGP versi 4 masih digunakan hingga saat ini . BGP mendukung Class Inter-Domain Routing dan menggunakan route aggregation untuk mengurangi ukuran tabel routing. sejak tahun 1994, BGP-4 telah digunakan di Internet. semua versi dibawahnya sudah tidak digunakan. BGP diciptakan untuk menggantikan protokol routing EGP yang mengizinkan routing secara tersebar sehingga tidak harus mengacu pada satu jaringan backbone saja.
 
2.Tujuan
kita dapat menghubungkan jaringan yang berbeda AS dengan routing BGP.

3.Alat dan Bahan

  • PC/Laptop
  • Aplikasi Cisco Packet Tracer
4.Langkah Kerja
 *Buka aplikasi Cisco Packet Tracer dengan cara: Menu -> Internet -> Cisco Packet Tracer.
 *Buatlah rangkaian/desain jaringan yang terdiri dari :
- 3 Router
- 3 Pc
*Hubungkan dengan kabel
-Kabel Copper Cross Over : router - pc
-Kabel  Automatically Choose Connection Types : router - router

* Klik pada PC Client untuk di mengkonfigurasi IP nya.

-PC0

-PC1

-PC2

*Konfigurasi  IP pada setiap Router.
Klik ikon Router -> pilih Tab CLI

-Router0
-Router1

-Router2

* Lalu kita konfigurasi Routing BGP.
 -Router0

 -Router1
 -Router2
* Kita lakukan pengecekan dengan mengirim perintah ping dari PC Client 2 ke PC Client 0. Hasilnya adalah reply yang artinya terhubung. Berarti berhasil.



*Selesai.

Referensi:
https://id.wikipedia.org/wiki/Border_Gateway_Protocol

Sekian yang dapat saya bagikan kepada teman-teman .Semoga bermanfaat.
Terimakasih......................




Simulasi DHCP Server dengan Cisco Packet Tracer


1.Pengertian
Protokol Konfigurasi Hos Dinamik (PKHD) (bahasa Inggris: Dynamic Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

2.Prinsip Kerja

Prinsip kerja protokol ini yaitu dengan basis client-server, sehingga di dalam jaringan ini harus terlibat client maupun server penyedia layanan.


3.Cara Kerja

DHCP Server sebagai penyedia layanan yang akan 'menyewakan' IP dan informasi TCP/IP lainnya. Kemudian DHCP Client akan menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang nantinya memungkinkan komunikasi antara DHCP Server dan DHCP Client.
DHCP Server menyediakan sekumpulan alamat IP yang disebut DHCP Pool.

4.Alat dan Bahan
  • PC/Laptop
  • Aplikasi Cisco Packet Tracer
 5.Tujuan

Tujuan dari simulasi ini adalah untuk mempermudah pembelajaran mengenai jaringan yang disimulasikan untuk dapat menerapkan ke realita.

6.Langkah Kerja
 *Buka aplikasi Cisco Packet Tracer dengan cara: Menu -> Internet -> Cisco Packet Tracer.
*Buatlah rangkaian/desain jaringan yang terdiri dari :
- 1 Server
- 1 Switch
- 5 PC

*Hubungkan dengan kabel Straight.
Mengapa kabel Straight ?????? Karena kabel straight menghubungkan dua device yang berbeda.

*Klik pada ikon Server, klik Config -> Interface ->FastEthernet. Isi dengan IP Server.


*

* Setelah itu  kita save yang telah kita beri Ip tadi

* Klik pada ikon computer/laptop -> Desktop -> Ip configuration ->Ubah pilihan pada radio button menjadi DHCP -> IP Address akan terisi secara otomatis.

*Cek pada command prompt IP yang telah terDhcp pada PC anda tadi

Selesai..

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Konfigurasi_Hos_Dinamik

Sekian yang dapat saya bagikan semoga bermanfaat....
Terimakasih

Kamis, 28 Juli 2016

simulasi jaringan LAN





1.Pengertian
            Jaringan wilayah lokal (bahasa Inggris: local area network biasa disingkat LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil; seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
  1. Mempunyai pesat data yang lebih tinggi.
  2. Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit.
  3. Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi.
2.Sejarah
Peningkatan permintaan dan penggunaan komputer di universitas dan laboratorium riset pada akhir tahun 1960an membutuhkan tersedianya interkoneksi kecepatan tinggi antar sistem komputer. Sebuah laporan dari Lawrence Radiation Laboratory pada tahun 1970 menjelaskan pertumbuhan jaringan Octopus mereka memberikan indikasi situasi yang bagus.
Cambridge Ring dibangun di Universitas Cambridge pada tahun 1974 namun tidak sukses sampai ke tahap produk komersial.
Ethernet dibangun di Xerox PARC tahun 1973 - 1975 dan dipatenkan di Amerika (U.S. Patent 4.063.220). Pada tahun berikutnya setelah sistem selesai dibangun di PARC, Metcalfe dan Boggs mengumumkan makalah "Ethernet: Distributed Packet-Switching For Local Computer Networks."
ARCNET dibangun oleh perusahaan Datapoint pada tahun 1976 dan diumumkan tahun 1977. Itu adalah instalasi komersial pertama dibuka pada bulan Desember 1977 di Chase Manhattan Bank New York.

3.Tujuan
 Tujuan dari simulasi  ini adalah untuk mempermudah kita dalam mempelajari mengenai jaringan menggunakan simulator yang nantinya dapat kita terapkan realitanya.


4.Alat dan Bahan
  •   PC/Laptop
  • Aplikasi Cisco Packet Tracer 
 5.Prinsip Kerja

Prinsip kerja LAN, LAN dapat definisikan sebagai network atau jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas didalam satu gedung, satu kompleks gedung atau suatu kampus dan tidak menggunakan media fasilitas komunikasi umum seperti telepon, melainkan pemilik dan pengelola media komunikasinya adalah pemilik LAN itu sendiri dari definisi diatas dapat kita ketahui bahwa sebuah LAN dibatasi oleh lokasi secara fisik. Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerja sama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya menggunakan hub/switch, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri. Dalam hal ini adalah bahwa hub tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast, dan juga karena hub hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port-port yang lain harus menunggu. Itulah diantara kelebihan dan kekurangan jaringan LAN.


6.Langkah Kerja
*Buka aplikasi Cisco Packet Tracer dengan cara: Menu -> Internet -> Cisco Packet Tracer.
*Buatlah desain jaringan
  •  5 Switch
  •  5 pc/lebih


*Hubungkan perangkat menggunakan kabel :
- Copper Straight-Through untuk Switch dg PC (device yg berbeda)
- Copper Cross-Over untuk Switch dg Switch (device yg sama)

*Beri IP pada masing-masing PC namun tetap satu network
  • PC 1 : 192.168.10.5

  • PC 2 : 192.168.10.4
  •  PC 3 : 192.168.10.3

  •  PC 2 : 192.168.10.2

*Coba ping dari PC 2ke PC 4 melalui Command Prompt

* Coba pula dengan mengirimkan paket data dg Add Simple PDU pada ikon

. Kirim paket data dari PC1 ke PC3


*Lihat hasilnya. Akan tampak seperti gambar di bawah pada pojok kanan bawah.


 * Lihat pula rangkaian proses pengiriman data melalui Auto Capture/Play




Referensi
https://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_wilayah_lokal

Sekian semoga bermanfaat bagi kita semua. Terimakasih ....Tunggu postingan selanjutnya ya guys.!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!